sesuatu yang tak bisa diucapkan jangan dipaksa untuk diucapkan sesuatu yang tak bisa diucapkan sebaiknya dimengerti saja karena masih banyak makna yang bisa kita rangkai lewat sebuah ketulusan hati maka berdirilah disampingku dan terangi setiap jalanku seperti Adam menerangi Hawa nya seperti aku, yang tulus mencintaimu
indah sore itu bukan pada matahari senja yang
berwarna jingga indah sore itu bukan pada biru samudera di batas
cakrawala indah sore itu adalah hitam rambutmu yang buat aku terpana
indah sore itu adalah biru matamu yang memancarkan pesona indah sore
itu adalah kamu, cinta...!
Anugrah Terindah
Dunia memberimu tawa,
Bintang memberimu keindahan,,
Teman memberimu senyuman..!!
Keluarga memberimu kasih dan sayang yang tak terhentikan..
dan aku hanya bisa memberimu kata", pujian, cinta serta kasih sayang..??
For You
Buah sukun buah duku,
mator nuon thank you.....
Satu
Hal
Kau bertanya padaku tentang rindu
Tentang jarak yang pisahkan kita
Tentang waktu
Yang mengalir begitu cepat
Kau bertanya padaku tentang cinta
Tentang indah yang kita punya
Tentang senyum
Yang merekah begitu rapat
Kau bertanya padaku tentang mimpi
Tentang angan di ujung sana
Tentang damai
Yang tercipta begitu lambat
Aku hanya terdiam mendengarmu bersuara
Aku tahu
Kau di sana sedang menyimpan rindu begitu dalam padaku
Tapi
Aku takkan berujar panjang lebar sepertimu
Hanya
Aku ingin memberitahumu satu hal
"Don't forget me"
Selamanya
Ya
Selamanya
DIAM BUKAN BATU
Diam bukan batu,
ku sapa namun tetap membisu.
membeku bukan gunung salju,
namun ku tahu di dalam masih membara
entah amarah atau lara,
karena kalbu tak terjaga.
atau menderu karena merindu,
bergelora karena asmara.
Sekian musim telah berlalu
entah kapan musim semi tiba
kala tunas & kuncup mekar merona
menambah pesona alam semesta
dan mengundang kumbang datang berpesta
Tebarkanlah aroma surgawimu
namun tetap kau jaga mustikamu
sebagaimana kau genggam hasrat dengan syariat Illahi
bukan dengan nafsu insani
hingga ada yang tepat jadi imam pilihan hati.
Di Hatiku
untaian kata mesra
dan seribu puisi cinta yang kupunya
tak mampu menyaingi indah wajahmu
kau adalah keindahan
yang menghiasi duniaku
memandangmu...
aku berharap waktu berhenti
menyentuhmu...
seperti menyentuh sesuatu yang rapuh tapi sangat berharga
kau adalah jejak
yang iringi langkahku
kau adalah detak
yang iringi jantungku
kau adalah air mata
yang iringi tangisku
kau ada
di hatiku
Kau bertanya padaku tentang rindu
Tentang jarak yang pisahkan kita
Tentang waktu
Yang mengalir begitu cepat
Kau bertanya padaku tentang cinta
Tentang indah yang kita punya
Tentang senyum
Yang merekah begitu rapat
Kau bertanya padaku tentang mimpi
Tentang angan di ujung sana
Tentang damai
Yang tercipta begitu lambat
Aku hanya terdiam mendengarmu bersuara
Aku tahu
Kau di sana sedang menyimpan rindu begitu dalam padaku
Tapi
Aku takkan berujar panjang lebar sepertimu
Hanya
Aku ingin memberitahumu satu hal
"Don't forget me"
Selamanya
Ya
Selamanya
DIAM BUKAN BATU
Diam bukan batu,
ku sapa namun tetap membisu.
membeku bukan gunung salju,
namun ku tahu di dalam masih membara
entah amarah atau lara,
karena kalbu tak terjaga.
atau menderu karena merindu,
bergelora karena asmara.
Sekian musim telah berlalu
entah kapan musim semi tiba
kala tunas & kuncup mekar merona
menambah pesona alam semesta
dan mengundang kumbang datang berpesta
Tebarkanlah aroma surgawimu
namun tetap kau jaga mustikamu
sebagaimana kau genggam hasrat dengan syariat Illahi
bukan dengan nafsu insani
hingga ada yang tepat jadi imam pilihan hati.
Di Hatiku
untaian kata mesra
dan seribu puisi cinta yang kupunya
tak mampu menyaingi indah wajahmu
kau adalah keindahan
yang menghiasi duniaku
memandangmu...
aku berharap waktu berhenti
menyentuhmu...
seperti menyentuh sesuatu yang rapuh tapi sangat berharga
kau adalah jejak
yang iringi langkahku
kau adalah detak
yang iringi jantungku
kau adalah air mata
yang iringi tangisku
kau ada
di hatiku
Aku Tak Pernah Berpaling
ketika musim memajang rindunya pada hujan
ada sebongkah cemas yang tak bisa kuucapkan
aku hanya ingin memelukmu dari senja hingga subuh tiba
setapak demi setapak
kudaki jalan terjal kerisauan
saat tiba di persimpangan
ingin kutanggalkan segala ragu dan rasa bosan
ooo,
betapa kebimbangan telah berubah menjadi labirin
menjadi lingkaran tanpa celah
tapi catatlah olehmu, tentang satu kepastianku
'aku tak pernah berpaling darimu'
ketika musim memajang rindunya pada hujan
ada sebongkah cemas yang tak bisa kuucapkan
aku hanya ingin memelukmu dari senja hingga subuh tiba
setapak demi setapak
kudaki jalan terjal kerisauan
saat tiba di persimpangan
ingin kutanggalkan segala ragu dan rasa bosan
ooo,
betapa kebimbangan telah berubah menjadi labirin
menjadi lingkaran tanpa celah
tapi catatlah olehmu, tentang satu kepastianku
'aku tak pernah berpaling darimu'
Sebuah Keabadian
hati hanya bisa mencintai sekejap
kaki hanya bisa melangkah sejauh lelah
tatapan tak selamanya indah di mata
tapi memiliki kasih sayang darimu
adalah keabadian
tak ternilai
hati hanya bisa mencintai sekejap
kaki hanya bisa melangkah sejauh lelah
tatapan tak selamanya indah di mata
tapi memiliki kasih sayang darimu
adalah keabadian
tak ternilai
Teduh
di Matamu
ada rintik hujan yang jatuh di tanah pasir
ada butir embun yang turun di rerumputan
adalah dirimu yang buatku tahu
bahwa cinta itu,
ada...!
mendekapku dalam keindahan yang abadi
seperti darah dan merahnya
seperti malam dan gelapnya
seperti teduh
yang kulihat di matamu
ada rintik hujan yang jatuh di tanah pasir
ada butir embun yang turun di rerumputan
adalah dirimu yang buatku tahu
bahwa cinta itu,
ada...!
mendekapku dalam keindahan yang abadi
seperti darah dan merahnya
seperti malam dan gelapnya
seperti teduh
yang kulihat di matamu


Tidak ada komentar:
Posting Komentar